Dapatkah Anda mengingat kapan terakhir kali Anda merasa benar-benar beristirahat?

Menurut Dr. Saundra Dalton Smith, seorang dokter, peneliti, dan penulis Sacred Rest: Recover Your Life, Renew Your Energy, Restore Your Sanity, itu mungkin karena kita tidak mendapatkan jenis istirahat tertentu yang sebenarnya kita butuhkan.  Inilah yang perlu diketahui tentang jenis-jenis istirahat, dan mengapa mendapatkan jenis istirahat yang tepat bisa menjadi pengubah permainan.

Istirahat Lebih dari Sekedar Tidur
Berbicara tentang istirahat, kebanyakan dari kita akan berpikir tentang tidur.
Mungkinannya seringkali jika Anda memberi tahu seseorang bahwa Anda lelah sepanjang waktu, mereka mungkin berkomentar tentang bagaimana Anda harus tidur lebih banyak, atau meningkatkan kualitas tidur Anda.  Dan tentu saja, itu tidak ada salahnya, tetapi seperti menurut Dalton Smith dalam sebuah wawancara, istirahat yang baik untuk kesehatan lebih dari sekadar tidur.

“Kami menyukai pemikiran bahwa jika kita pergi tidur, itu akan menyelesaikan semua kebutuhan restoratif tetapi sayangnya, ada jenis istirahat yang tidak dapat diselesaikan oleh tidur,” katanya.

Apa Saja Jenis Istirahat

Dalam penelitiannya, Dalton Smith telah mengidentifikasi tujuh jenis istirahat berbeda yang dibutuhkan tubuh dan pikiran manusia.

Dan jenis-jenis istirahat yang dimaksud adalah:

1. Istirahat Mental
Istirahat mental bertujuan memberikan otak Anda istirahat.
Istirahat mental bisa berupa melepaskan diri dari gawai, mencoba afirmasi positif atau memainkan musik favorit.

2. Istirahat Sensorik
Meluangkan waktu untuk mencabut dan mengurangi rangsangan eksternal kita.
Istirahat sensorik adalah istirahat dari beban indrawi yang berlebihan dengan berhubungan kembali dengan diri Anda sendiri. Istirahat sesnsorik dapat dilakukan dengan mematikan gadget dan menghirup udara segar dapat membantu Anda mendapatkan istirahat indrawi.
Selain itu, Anda dapat berolahraga di luar ruangan atau melihat pemandangan luar tempat kerja.

3. Istirahat Kreatif
Untuk membuat diri Anda tetap bersemangat dan menemukan lebih banyak inspirasi, istirahat dari kreativitas itu penting. Terkadang melepaskan diri dari kreativitas kita sendiri dan beralih ke kreativitas orang lain juga dapat membantu.
Istirahat jenis ini bisa dilakukan dengan berjalan-jalan atau melihat karya seni orang lain. Membersihkan meja kerja dan merapikan kamar juga dapat membantu menenangkan pikiran.

4. Istirahat Emosional
Melepaskan beban emosional adalah arti istirahat emosional. Bagikan emosi Anda dengan seseorang yang Anda cintai. Jika Anda merasa tidak nyaman berbicara dengan teman atau kerabat, cobalah berbicara dengan terapis.
Memproses emosi Anda sehingga Anda tidak perlu menahannya, dan Anda dapat menjadi diri Anda yang sebenarnya.

5. Istirahat Sosial
Bentuk istirahat lain yang disarankan adalah istirajat sosial. Istirahat sosial mengacu pada memulihkan diri melalui berhubungan kembali dengan diri sendiri. Seperti misalnya, menghabiskan waktu sendirian ketika orang lain telah menguras tenagamu.

6. Istirahat Spiritual
Berhubungan dengan sesuatu di luar fisik dan mental (bahkan jika itu bukan agama). Manusia pada dasarnya membutuhkan ini untuk merasa berlabuh dan disesuaikan dengan tujuan dan harmoni diri kita.
Membaca kitab suci atau tulisan filosofis, bermeditasi hingga menjadi sukarelawan dapat membantu Anda mendapatkan istirahat spiritual.

7. Istirahat Fisik
Istirahat fisik yang dimaksud adalah memastikan tubuh dapat mengisi ulang dayanya dengan membiarkannya relaks dan memperbaiki diri. Tidur dan biarkan tubuh Anda melambat atau berhenti sejenak untuk bersantai. Melakukan yoga, dan meluangkan waktu untuk makan siang dengan tenang dapat menjadi jenis istirahat fisik.

Cara Mendapatkan Istirahat yang Tepat

Menurut Dalton Smith, kunci untuk mendapatkan jenis istirahat yang Anda butuhkan adalah pertama-tama mengidentifikasi jenis yang Anda kurang, dan mulai dari sana.  Prosesnya dimulai dengan refleksi diri, karena Anda biasanya menggunakan masing-masing dari tujuh area sepanjang hari, dan Anda harus mencari tahu di mana Anda menghabiskan energi paling banyak.
Setelah Anda menentukan di mana Anda mencurahkan energi paling banyak, maka perbanyaklah istirahat yang lebih besar porsinya tersebut dari jenis istirahat di atas.

Selamat beristirahat ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *