Penanaman nilai-nilai Pancasila penting untuk meningkatkan kepedulian masyarakat, khususnya generasi milenial terhadap sesama. Pesatnya perkembangan teknologi di era digital ini kerap membuat generasi milenial kehilangan kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Untuk itulah penting bagi masyarakat sebagai warga negara memahami tentang ideologi dan pemahaman nilai-nilai Pancasila. Selain karena Pancasila merupakan filosofi Bangsa Indonesia, memahami dan mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari membuat kebersamaan dan persatuan akan senantiasa terjaga. Inilah beberapa contoh Nilai-nilai Pancasila yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh generasi muda.

Sila pertama, “Ketuhanan yang Maha Esa”

Sila ini menjelaskan tentang kerohanian manusia dan keesaan Tuhan. Yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh generasi muda adalah :

  1. Mengimani adanya Tuhan yang Maha Esa serta mematuhi perintah dan menjauhi larangan-Nya.
  2. Toleransi antar umat beragama.
  3. Tidak melakukan pemaksaan dan menghormati kebebasan beragama.
  4. Tidak merendahkan dan mencemooh agama maupun pemeluk agama lain.
  5. Menjaga kerukunan antar umat beragama.

Sela kedua, “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”

Sila kedua Pancasila, secara umum memiliki arti bahwa kita sebagai bangsa Indonesia harus saling menghargai satu sama lain. Manusia yang adil dan beradab sendiri memiliki arti bahwa sebagai manusia ciptaan Tuhan yang memiliki derajat yang sama. Oleh karena itu sikap yang harus dicerminkan dari adil dan beradab adalah sikap menghormati, menghargai, dan mencintai satu sama lain.

Sikap-sikap yang mencerminkan sila Pancasila kedua ini, misalnya :

  1. Menghormati dan menghargai hak, kewajiban dan pendapat orang lain.
  2. Bertindak adil terhadap sesama.
  3. Selalu bersikap sopan dan santun.
  4. Mengedepankan sikap toleransi atau tenggang rasa antar masyarakat.
  5. Manjalin pertemanan dengan siapa saja tanpa membedakan-bedakan suku, ras, agama dan lainnya.

Sila ketiga, “Persatuan Indonesia”

Pada sila ketiga ini, menggambarkan tentang persatuan masyarakat Indonesia yang sangat beragam. Sikap yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari yaitu :

  1. Membantu keluarga, teman dan kerabat yang mengalami kesulitan.
  2. Bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai Bahasa yang digunakan sehari-hari.
  3. Melestarikan budaya Indonesia seperti baju adat, alat musik, tarian adat, dan lain sebagainya dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Bekerja sama untuk menjaga keutuhan NKRI dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila.
  5. Membiasakan bergotong royong dalam kegiatan bermasyarakat.

Sila keempat, “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan”

Sila keempat Pancasila ini menggambarkan bagaimana warga Indonesia mempunyai hak, kedudukan dan kewajiban yang sama dalam kehidupan berbangsa dna bernegara. Untuk itu dalam mengambil keputusan hendaknya bermusyawarah terlebih dahulu. Dengan musyawarah, akan menghasilkan keputusan yang jauh lebih baik dan adil untuk kepentingan bersama. Berikut beberapa penerapan sila keempat Pancasila dalam kehidupan kita sehari-hari :

  1. Bermusyawarah untuk memperoleh keputusan Bersama.
  2. Toleransi dan keadilan dalam mengemukakan dan mendengar pendapat dalam musyawarah.
  3. Berbesar hati menerima kritik.
  4. Keputusan akhir dalam musyawarah harus disetujui oleh semua pihak karena atas keputusan Bersama.

Sila kelima, “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia”

Sila yang terakhir memiliki makna bahwa seluruh rakyat Indonesia berhak mendapatkan perlakuan yang adil, baik dalam bidang kebudayaan, agama, suku, huku, politik, ekonomi, dan sebagainya. Sikap-sikap berikut bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sesuai dengan sila Pancasila kelima, yaitu :

  1. Meningkatkan kesadaran social dengan mengadakan social dengan mengadakan kegiatan yang membantu sesama, seperti bakti sosial, donor darah, konser amal, dan lain sebagainya.
  2. Tidak mengganggu orang lain atas apapun yang sedang kita lakukan.
  3. Menegur siapapun yang mengganggu ketertiban umum dan keamanan di tengah masyarakat.
  4. Menghargai hasil karya ciptaan orang lain serta menghargai hasil karya kita sendiri.
  5. Berani memperjuangkan keadilan baik untuk diri sendiri maupun orang lain dan membantu orang lain untuk memperjuangkan keadilan.

Nah, itulah beberapa sikap yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari kita sebagai masyarakat Indonesia yang sesuai dengan nila-nilai ideologi Pancasila. Dan tentunya masih banyak lagi sikap-sikap yang bisa diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang tidak bertentangan dengan Pancasila.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *