Mata uang kripto atau cryptocurrency merupakan alat tukar yang cara transaksinya dilakukan secara virtual atau melalui internet. Bitcoin, ethereum, litecoin, hingga dogecoin adalah contoh dari ribuan uang kripto yang telah berhasil menarik minat di dunia.

Uang kripto diciptakan dari rangkaian kode atau disebut blockchain. Karena dibuat dari rangkaian kode digital maka mata uang kripto tidak memiliki bentuk fisik.

Mata uang kripto juga tidak dapat diduplikasi dan dilacak pemiliknya.

Dengan demikian, cara penyimpanan dan penggunaannya pun berbeda dengan mata uang tradisional atau yang disebut ‘fiat’ oleh pelaku mata uang kripto.

Awal Mula Tercipta nya Mata uang Kripto

Pada tahun 1983, ahli kriptografi dari Amerika David Chaum menggunakan uang elektronik kriptografi yang disebut e-cash. Kemudian, pada tahun 1995, ia mengimplementasikannya melalui Digicash, bentuk awal pembayaran elektronik kriptografi yang memerlukan perangkat lunak pengguna untuk menarik catatan dari bank dan menunjuk kunci terenkripsi tertentu sebelum dapat dikirim ke penerima. Hal ini memungkinkan mata uang digital tidak dapat dilacak oleh bank penerbit, pemerintah, atau pihak ketiga mana pun.
Pada tahun 1996, NSA menerbitkan sebuah makalah berjudul How to Make a Mint: the Cryptography of Anonymous Electronic Cash, menggambarkan sistemMata uang kripto yang pertama menerbitkannya di milis MIT an kemudian pada tahun 1997, in The American Law Review (Vol. 46, Issue 4).

Pada tahun 1998, Wei Dai menerbitkan deskripsi “b-money”, yang dicirikan sebagai sistem kas elektronik terdistribusi. tak lama kemudian, Nick Szabo menggambarkan bit gold. seperti bitcoin dan mata uang kripto lain yang akan mengikutinya, bit gold digambarkan sebagai sistem mata uang elektronik yang mengharuskan pengguna untuk melengkapi bukti fungsi kerja dengan solusi yang secara kriptografi disatukan dan diterbitkan. Sistem mata uang berdasarkan bukti kerja yang dapat digunakan kembali kemudian dibuat oleh Hal Finney yang mengikuti karya Dai dan Szabo.

Mata uang kripto terdesentralisasi pertama, bitcoin, diciptakan pada 2009 oleh pengembang Satoshi Nakamoto. ini menggunakan SHA-256, fungsi hash kriptografi, sebagai skema pembuktian kerjanya. Pada April 2011, Namecoin diciptakan sebagai upaya untuk membentuk DNS terdesentralisasi, yang akan membuat sensor internet sangat sulit. Segera setelah itu, pada Oktober 2011, Litecoin dibebaskan. itu adalah mata uang kripto yang sukses pertama yang menggunakan scrypt sebagai fungsi hash SHA-256. Cryptocurrency terkenal lainnya, Peercoin adalah yang pertama menggunakan hybrid proof-of-work / proof-of-stake.

Inggris mengumumkan Departemen Keuangan yang ditugaskan untuk melakukan studi mata uang kripto, dan peran apa, jika ada, yang dapat mereka mainkan dalam ekonomi Inggris. Studi ini juga melaporkan apakah regulasi harus dipertimbangkan.

Baca Juga : Sebelum Berinvestasi, Pahami dulu Resiko uang Kripto!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *